Sabtu, 02 Januari 2021

HUJAN LEBAT, TANAH LONGSOR DAN BANJIR DI PURWOREJO PADA 14 DESEMBER 2020

HUJAN LEBAT, TANAH LONGSOR DAN BANJIR DI PURWOREJO PADA 14 DESEMBER 2020

Hujan lebat yang mengguyur kabupaten Purworejo mengakibatkan tanah longsor di daerah Cipedak Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Hujan juga mengakibatkan sungai meluap dan membanjiri desa Wironatan, Kec. Butuh. Bencana tanah longsor menerjang permukiman warga Butuh, longsor menerjang rumah warga pada minggu dini hari (14 Desember 2020). Beruntung warga yang rumahnya tertimbun longsor berhasil menyelamatkan diri dan mengungsi ke rumah kerabat. Selain menimbun rumah warga, longsor juga mengakibatkan jalan antar desa terputus. Warga harus memutar sejauh 10 km untuk menuju ke desa lainnya. Kasemo, warga cepedak mengatakan bahwa “hujan lebat, tiba-tiba langsung longsor dari tebing setinggi 15 meter mengenai 2 rumah”. Kini warga waspada adanya longsor susulan karena intensitas hujan di Purworejo masih  tinggi. Hujan lebat mengguyur Purworejo sejak minggu malam juga mengakibatkan sungai meluap hingga dusun-dusun terendam banjir. Di dusun Gerbangrejo, Desa Wironatan, Kec. Butuh. Ketinggian banjir mencapai 1 meter di bebarapa titik. Banjir akibat luapan sungai gebang besar dan sungai pengantin. Sejumlah warga memutuskan tetap bertahan di rumah mereka namun kepala TNI Polri dan BPBD menghimbau warga untuk mengungsi jika banjir semakin parah. Kapten Infanteri Suyoto, selaku Komandan Koramil 06 Butuh mengatakan “dikarenakan sudah terbiasa setiap tahun seperti ini terkecuali nanti kalau seandainya hujan deras kembali, kami dari Koramil 06 Butuh Kodim 0708 Piurworejo dibantu dengan seluruh stakeholder yang ada bekerja sama untuk siap mengevakuasi seluruh masyarakat yang terkena banjir. Mudah-mudahan besok dan seterusnya tidak ada lagi bencana-bencana di daerah butuh sehingga kita bisa beraktivitas kembali.” Petugas telah  membantu sebagian besar masyarakat yang terdampak banjir dengan  mendirikan posko serta dapur umum.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar